Senin, 30 Agustus 2010

sebuah janji (lagi)

so dark my life since I lost you. my breath became very heavy when I remember you live happily when you choose someone else and leave me.
deep inside I'm screaming! why should I have to lose you?
deep in my soul I do not want to understand everything that happened made me cry.
in tears, there was love that was broken. because you destroy.
in the quiet night I ask the gods what I deserve to be happy?

god, tell her I miss him every night
tell him I need her ...
tell him I want to repeat again when we fell in love.



saat saya menulis posting ini. jauh di dalam hati saya, hanya ada nama kamu yang tertulis. bila saya mampu bertahan seperti ini, saya mau selalu menunggu anda. namun nyatanya, ego saya berkata sebaiknya saya akhiri kepecundangan ini. menantikan seseorang yang tidak ingin dinanti. mencintai seseorang yang membuang saya. dan mengharapkan seseorang yang telah berbeda dunianya dengan anda.


kadang saya ingin mengerti apa yang menjadi perbedaan antara saya dan kamu. kadang saya ingin menghampiri kamu dan memaksa kamu mendengarkan apa yang saya lalui tanpa kamu. tapi nyatanya, semua itu tidak akan ada gunanya. karena hatimu tak lagi untuk saya.


dan kini saya percaya, 
saya percaya... saya yakin dan saya mau berusaha untuk percaya pada keadaan, pada tuhan dan pada diri saya sendiri...
bahwa saya akan mendapatkan seorang pendamping yang jauh lebih baik dari anda. 
saya mau percaya bahwa hukum alam itu ada...
saya mau berusaha untuk yakin bahwa roda kehidupan itu berputar...
saya mau berusaha untuk mengerti bahwa akan indah pada waktunya...
saya mau mengerti bahwa kini saya sedang mengalami proses menjadi yang lebih kuat dan dewasa.


dan kini saya berjanji,
saya berjanji tidak akan pernah mencoba sedikit pun untuk mencari tau tentang anda. 
saya berjanji untuk tidak lagi menghubungi anda.
saya berjanji untuk tidak sama sekali untuk mengusik hidup anda.
saya berjanji akan berhenti bertanya pada tuhan "mengapa dia meninggalkan saya dan mengkhianati kesetiaan saya?"
saya akan selalu optimis.
saya berjanji tidak akan mau mengetahui keadaan anda.
saya berjanji akan berhenti "tentang anda"
saya berjanji tidak akan terlihat lemah 
saya berjanji akan percaya...
saya berjanji mencari pengganti anda yang jauh lebih baik dan tentu saja akan jauh lebih mengerti saya dibanding anda.







Tidak ada komentar:

Posting Komentar