Sabtu, 05 Februari 2011

8 febuari

gue udah berada di bulan febuari..

rasanya gue gak tahan buat gak galau di bulan ini -___- bulan febuari terlalu banyak menyimpan cerita buat gue. terlalu banyak hal2 yang gak mungkin gue lupain. terutama tentang dia...

sejak awal gue injek awal bulan ini, gue selalu berharap bisa terlempar balik ke febuari tahun lalu. dimana tiap langkah kaki gue selalu ada warna. dimana gue ngerasa penuh makna dan lebih "bagus" dari sebelumnya. karena waktu itu, DIA masih punya gue.

yah gue inget di bulan febuari tahun lalu gue bilang gue akan selalu sama DIA.
keputusan yang sangat2 tidak mudah.
gue inget dimana gue "nerima" dia jadi pacar gue.
hari senin, 8 febuari 2010, jam 9 malam lewat 15 menit :)

I feel like someone who is more meaningful than before, when you say love me. I feel, there is no other than the happiest day today, when you said you wanted to be with me forever. forever. that the words which I store in my head, and I remember when I feel far from you.

mungkin kamu bukan orang pertama yang aku sayangi, tapi kamu adalah yang pertama, dan satu-satunya yang bilang siap nerima aku apa adanya, kamu siap sama aku selamanya.

kamu bukan orang pertama yang aku sayangi, tapi kamu orang pertama yang jadi kisah paling bagus buat aku kenang sepanjang hidup aku.

kamu bukan orang pertama yang aku sukai, tapi kamu orang pertama yang bikin aku ngerasa lebih berarti. 

kamu bikin aku berkata pada diriku sendiri "gue bisa asal lo selalu di samping gue dan nerima gue tiap gue pulang dengan kekalahan"

kamu bukan orang pertama yang membuat aku cinta, tapi kamu orang pertama yang menyatakan cinta, memegang tanganku dengan kasihmu dan membuat aku bermimpi jauh.
kamu bukan orang pertama yang  membuat aku marah, tapi cuma kamu yang bikin aku marah dan bisa meredakannya kembali.

kamu bukan yang pertama yang membuat aku nyaman, tapi kamu yang pertama kali membuat aku lupa dengan marahku, ketika menatap matamu. aku tidak pernah melupakan semua tentang kamu.

kamu yang pertama yang membuat aku berani berharap, kamu yang pertama yang membuat aku merasa dimiliki, kamu yang pertama yang membuat aku berani bersumpah aku gak akan pernah berpaling.
yah... sayang, kita sudah kembali di tanggal 8 febuari namun berbeda tahun. namun kita berbeda hidup sekarang. tanggal 8 nanti akan kamu isi dengan kekasih barumu :) dan aku mengisi hariku di tanggal 8 dengan "kamu" dalam bayanganku dan mengingat semua yang pernah kita lalui...

katakan aku melankolis...

aku selalu melankolis ketika mengingat kamu, 8 febuari dan kita... aku selalu merindukan "kita" tertawa dan menangis bersama. tidak banyak yang aku korbankan, namun aku gak pernah sedikit pun melalui waktuku tanpa memikirkan dan mencintai kamu. kamu terlalu sulit untuk dilupakan :')
kembali pada tanggal 8...

mungkin kamu berpikir aku sudah bisa menjalani hidup tanpa kamu. aku hanya membiasakan diriku untuk kehilangan kamu. karena sekuat apa pun aku bertahan, kamu akan selalu mematahkannya... aku slalu coba menyayangi orang lain, tapi tidak pernah ada yang bisa membuat aku senyaman bersama kamu. aku menyayangi orang lain tapi tidak ada yang bisa membuat aku berpikir "dia lebih baik dari kamu"

sayang,
aku pernah berharap kita akan datang kembali ke tanggal 8 masih dengan status yang sama, cinta dan perasaan yang sama. seperti yang kita punya ketika setahun lalu aku memutuskan memiliki kamu.
aku pernah berharap, di tanggal 8 kita menyempatkan waktu duduk di hamparan rumput hijau, berdampingan dan kamu masih mengatakan "aku ingin bersama kamu selamanya"... kadang kenyataan yang kita hadapi tidak sama dengan harapan.

ya kita sampai kembali di tanggal  febuari, namun sudah berbeda tujuan. mungkin kau sudah lupa.
aku menjalani hidupku berusaha sekuat tenaga mengusir kamu untuk hilang dari kepala ini, dan kamu menjalani hidupmu bersama seseorang yang baru yang kamu sayangi.
secepat itu kau berganti. sedangkan aku? masih dengan kenangan yang sama. bersama kamu. yang tidak mungkin dilupakan.

entah kamu baca tulisan ini atau tidak, aku hanya ingin berkata selamat hari setahun yang gagal :) selamat hari jadi untukmu dan pacarmu :) aku selalu ingin kamu dapatkan yang terbaik. selamat menempuh jalanmu. bukan bersamaku. dan aku di sini, berharap keajaiban menghapus kamu dari kepalaku. aku cinta kamu. kamu masih satu-satunya.

Jumat, 07 Januari 2011

my failed january

Dari 12 bulan yang ada dalam satu tahun, gue paling suka bulan januari. Kenapa? Karena gue ulang tahun bulan januari dong :D hehehe gue selalu ingin selama 31 hari di bulan januari, hari2 gue penuh keindahan. Terserah kalo di 11 bulan lainnya gue apes, sial, patah hati, gembel, gak ada warna, yang penting selama bulan januari, gue mau hari2 gue cerah, gue gak pernah sedih, gue gak bĂȘte, gue gak banyak pikiran dan macem2…

Tapi… tahun ini gue gak diizinkan menjadikan bulan januari begitu indah -,-‘

Dari tanggal 1 januari aja gue udah punya feeling “pasti bakal jadi ancur nih januari”
Di hari pertama januari aja gue udah tau siapa cikal bakal penghancur bulan bahagia ini -..- many things that make me sad.

Januari… selalu jadi bulan yang paling gue sukain selama hampir 17 tahun gue hidup. Selalu jadi bulan dimana gue jadi anak yang baik di rumah dan sekolah. Selalu ngerjain tugas tepat waktu dan gak pernah nyari gara2. Gue selalu berharap orang di sekitar gue ngerti kalo gue sangat menyukai bulan januari.
Tapi januari tahun ini akan jadi januari paling buruk.
Di awal januari udah diawali dengan pertengkaran2 dan omongan2 gak enak dari DIA. Hem. Okay, gue akui sekarang gue bukan orang yang sabar. Gue bukan orang yang manut2 aja kalo dia mulai bikin gue naek darah.

Tiap gue ngerasa januari gue kali ini januari terburuk, gue kangen januari tahun lalu…
Gue kangen di tahun lalu bersama seseorang yang gue sayangi yang bikin hari-hari gue terasa lebih ada tujuan dan warnanya -,- hem… This is my january ... This is my favorite month. but my january destroyed. my january not as beautiful as yesterday. my january damaged. it seems, wants me to go from january. I'd love to go leave january. I do not believe, my failed january. without our togetherness -________-

Untuk pertama kalinya dalam hidup gue… gue pengen banget pergi dari bulan januari. Untuk pertama kalinya gue benci ada di tahun ini. Untuk pertama kalinya gue pengen banget nutup mata dalam waktu lama dan ngebuka mata lagi. untuk pertama kalinya, gue pengen banget ada di tempat yang bener-bener cuma ada gue sendiri.

Sesedih apa pun gue, seputus asa apa pun gue, gue gak pernah ngerasa jatuh. Gue gak pernah se-ingin ini untuk pergi dari hidup gue sendiri… gue gak pernah sebosan ini dengan jalan di depan gue. Baru kali ini gue bener2 ngerasa gak punya tujuan dan malah nanya sama diri gue sendiri “mau lo bawa kemana hidup lo ini?” baru pertama kali gue ngerasa pengen ngelepas kepala gue sendiri trus ngosongin isi kepala gue. Baru pertama kali gue pengen banget pindah jadi orang lain.

Sepatah itukah sekarang gue? Sehancur itukah sekarang gue? Entah. Gue gak tau dan buat sekarang, gue mau sibuk. Sibuk banget sama game2 yang manjain hati gue: the sims dan age of empire -,-
Gue udah gak punya orang buat nemenin dan manjain gue kaya dulu, akhirnya gue putuskan lebih baik jauh2 dari handphone -__- #sedih *kasian deh lu nad*

Kamis, 06 Januari 2011

banyak yang hilang

Entah gue harus memulai dari bagian yang mana. Karena semuanya sama-sama sesuatu yang sebenarnya sangat malas untuk gue paparkan -,-

Hem… mungkin detail momennya seperti apa, gue gak perlu sebutkan lagi. Yang jelas, banyak sesuatu yang istilahnya jadi PR buat gue. I just realized, so many things that disappear between us. missing a lot without me know. Yah… setelah pertemuan itu banyak yang gue pikir dan setelah pertengkaran itu.


Sudah banyak hal yang hilang di antara gue sama DIA. Banyak hal yang sebenarnya gue rasa gue sangat rindukan dan sekarang dia udah gak punya lagi. Banyak sesuatu yang berubah dan gue sayangkan. Yah, buat apa gue komplain? Toh dia bukan PACAR gue lagi. dia cuma mantan pacar. Okay, mantan pacar. Tapi gue gak bisa ngindar kalo gue emang sayang ama dia dan amat sangat peduli sama dia -_-

Gue mau dengerin cerita dia APA PUN, asal dia juga mau dengerin cerita gue. Tapi nyatanya? Dia gak pernah jadi pendengar yang baik buat gue. Dia gak pernah bisa. So, buat apa gue jadi pendengar yang baik?

Itu yang sering mancing2 pertengkaran gue ama dia. Semakin banyak ketidakcocokan. Semakin banyak perbedaan. Semakin banyak hal2 kecil yang menghalangi.


Gue gak bilang dia egois. Gue yang egois. Gue yang kekanak-kanakan dan dia gak pernah bisa ngerti itu. Okay, dia udah bener-bener milih buat jauh2 dari gue - gue hargain. Karena semakin gue paksa dia buat ada sama gue, apa manfaatnya? Dia gak sayang sama gue. Kata temen-temen gue, mantan gue cuma kasian ama gue. Gue gak mau jadi orang bego berbuat tolol yang dikasianin - jadi setelah gue pikir2, melihat banyak sekali perbedaan yang tidak mungkin buat gue terus tahan-tahan tanpa tujuan, akan sangat baik kalo sebaiknya… gue ama dia gak perlu punya hubungan apa2. Yah, saling diam pura2 tidak kenal. Pura2 tidak pernah ada yang terjadi antara gue… dia…

kita makin gak punya rasa toleransi satu sama lain. gue gak pernah mau ngerti dia yang sibuk dan nuduh dia pura2 sibuk. dia juga makin gak punya respek dan hormat ama gue. yah okay, itu risiko mengejar seseorang yang tidak mau dikejar. kita makin kehilangan yang namanya kecocokan. itu udah pasti. tiap ngobrol, yang ada cuma sesi tanya jawab. gue nanya dia jawab. gue tanya dia jawab. dia tanya gue jawab. gitu seterusnya, dan itu bikin gue ngerasa capek ngikutin dan ngerti dia. perhatian gue udah gak ada harganya. kesetiaan gue gak ada tampangnya buat dia. maksut2 gue gak pernah kebaca ama dia. mungkin setiap hari gue bilang gue sayang ama dia, tapi percuma. dia cuma bisa bilang "lo udah sering bilang begitu tapi gue gak bisa sama lo lagi"

yah hanya itu.

dan gue cuma menghela napas panjang. entah lelah yang gue rasa dibuat-buat olehnya atau memang hati gue sendiri sebenarnya sudah enggan buat berurusan dengan mahluk yang satu itu -,- gue tidak tau.

rasanya gue pengen lari ke setahun lalu, berhadapan dengan dia yang selalu senyum tiap liat gue, berhadapan dengan dia yang selalu peduli sama keadaan gue, dia yang sangat mengerti gue, dia yang tidak pernah pura2 sibuk walau sebenarnya gue sebenernya gue tau dia sedang sangat sibuk. dia yang setiap hari sms gue nanyain keadaan gue. dia yang selalu ngasih gue jutaan energi positif sampe akhirnya gue percaya dia sesuatu yang baik untuk gue terima. nyatanya, waktu beberapa bulan dalam hitungan detik dia sudah pergi menjadi orang yang sangat tidak gue kenali ketika bertemu.

tatapan matanya berbeda. biasanya gue menjumpai mata yang menyambut tatapan mata gue dengan penuh antusias, biasanya gue menjumpai raut wajah mantan kekasih gue yang penuh senyum, kebaikan dan penuh perhatian. dan kemarin, gue cuma menjumpai "wujudnya", tubuhnya, wajahnya, tapi dia yang dulu gue jumpai gak pernah lagi gue temui. dia jauh dari DIA yang gue kenal dulu. yah, perubahan. sesuatu yang gak pernah bisa kita hindari.

Yah, hal yang cukup berat. Okay, mungkin gue gak akan lupa sama wangi parfum davidoff yang selalu bikin gue tergila-gila ama dia atau wangi incanto gue yang dia pake sampe bikin gue gak pernah bersedia jauh2 dari badan dia. Idungnya yang nyebelin, bibirnya yang bikin gue kangen terus pengen liat dia cemberut…

Gue gak tau apa gue bisa, ngelewatin hari2 gue yang panjang tanpa merindukan hal2 itu :(




Sabtu, 20 November 2010

tentang dia part 2

gue suka cara dia ketawa...
gue suka cara dia senyum...
gue suka saat dia natap gue...
gue suka banget waktu dia megang tangan gue...
gue suka waktu dia bilang dia pengen setia sama gue walau nyatanya dia gak pernah bisa...
gue suka tiap dia bales sms gue..
gue suka suara dia tiap gue nelepon dia --'
gue suka liat ekspresi muka kagetnya waktu liat gue pake kacamata :D *ngegemesin*
gue suka tiap dia gigit lengan gue seakan gue daging sapi baru mateng,
gue suka liat muka ngambeknya, bibirnya manyun nyebelin dan bikin gue gereget pengen bikin dia makin ngambek :)
gue suka kalo sama dia, gue lupa segalanya ...
gue lupa kalo dia mantan gue, gue lupa kalo dia pernah jadi orang yang pengen banget gue bunuh dan gue ilangin jejaknya dari idup gue... gue lupa... gue lupa dia punya pacar... gue lupa dia pernah nyakitin gue... entah kenapa...
gue suka wanginya,
gue suka idungnya yang bikin gue gemes...
gue suka bibirnya :D yang cemberut ...
gue suka matanya yang nyebelin itu :P
gue suka cara dia nyubit gue..
gue suka cara dia nyium pipi gue...

tapi gue benci waktu dia bohong sama gue... gue benci waktu dia nulis lirik lagu justin bieber di statusnya dan dia bilang itu buat gue ternyata itu buat pacar barunya -__- tiap gue inget hal itu ... rasanya gue benci dan mau banget nampar dia..
gue benci ketika dia bilang mau putus ama gue, gak mikirin apa yang dia lakuin nyiksa gue...
gue benci waktu dia cinta2an sama pacar2 barunya dan gue merana .
gue benci tiap dia ketiduran dan gak bales sms gue, besoknya dia gak minta maaf. gue benci banget.
gue benci banget tiap dia bales sms singkat2 kaya orang gak suka di SMS.
gue benci banget tiap dia bikin gue nungguin dia bales sms .
seperti sekarang.
gue benci pacar2nya sebelum pacarnya yang sekarang.
gue benci ketika dia ketemu gue dan tidak menganggap gue ada. gue benci banget.
gue benci tiap dia nyebut2 nama orang lain tanpa mikirin gue...
gue benci....
gue benci tiap dia nangis karena gue gak bisa ngapa2in...
gue benci tiap dia bikin gue nunggu dalam bentuk apa pun...

dan pada kenyataannya, ketika kita sayang sama orang, kita selalu ingat tiap detail apa yang dilakukan oleh orang yang kita sayangi itu. seperti gue. gue selalu ingat dengan baik dengan daya ingat gue yang setara ikan mas koki atau ikan cupang ini.
dan juga,
sebenci apa pun gue ama dia, tapi tiap gue inget gue gak pernah bisa berhenti cinta ama dia, gue menyerah untuk melupakan dia. karena berusaha macam apa pun, gue gak bisa...
gue gak peduli mau mantan gue bosen denger gue ngomong cinta apa engga, mau gue dibilang gombal kaya tukang obat sama si anggi, mau gue dibilang bawel sama si cupang karena ngomong "gue cinta bebonge" berkali-kali tiap pelajaran mumus, gak peduli didenda goceng ama bu neni karena buang kertas yang tulisannya "bebo sayang bebonge", gak peduli dijitak bu dani karena nyoret2 meja kelas XII IPA 2 dengan tulisan "080210" atau "bebonge... bebonge... bebonge..." gak peduli di halaman belakang buku catetan gue penuh dengan coret2an "gue masih cinta sama elu, monyet" sedangkan di halaman depan buku gue masih kosong. gak peduli sama temen2 gue yang ngomong "lupain aja mantan lo" karena gue bner2 tutup kuping sama omongan orang.
gue maunya ama dia doang.
titik.
____________________

tentang dia


banyak hal yang gue inget dari DIA. semuanya. semua bisa gue ceritakan. banyak hal yang bisa gue ceritain tentang dia. kalo gue disuruh nulis posting tentang dia, bisa2 jadi posting blog gue yang paling panjang. memang, ketika kita menceritakan hal tentang seseorang yang sangat kita cintai, kita bahkan bisa menyebutkannya dalam hitungan detik saking sangat melekat di kepala kita.

gue inget cara dia kenalan ama gue. dia senyum sama gue, ngeliatin gue dan nyebutin nama dia, gue pun nyebutin nama gue dan dia nyubit2 pipi gue seakan pipi gue adalah bapao. gue inget banget senyum dia. wallpaper di hape dia. tipe hape dia. dan gimana mukanya yang nyebelin itu. gue inget banget waktu gue sama dia ngobrol di bangku merah bertuliskan "AS" dan dia minta nomer hape gue, minta nama facebook gue, cara dia gandeng tangan gue pertama kali. sesuatu yang buat gue mengejutkan.

dan sejak sms dia yang pertama berisi "ndud", gue terbiasa menjalani hari2 gue bersama dia. gue inget ketika gue ketiduran bales sms dia di pagi hari di bulan desember, dia tiba nelepon gue dan gue jawab "hallo" tiba2 telepon diputus -__-
gue tanya ama dia kenapa ditutup dan dia bilang suara gue kaya bokap2 -_-' kritikan yang menohok mengingat suara gue udah apa adanya. what should I do with a voice like a soldier?
ketika itu, dia sedang liburan di bangka. gue inget waktu dia bilang dia lagi makan gurita :D dan ketika bilang dia digigit semut, gue malah bilang suruh gigit semutnya balik. dia sakit di saat liburan. entah sakit apa. yang pasti gue gak mau ngebayangin. gue gak pernah bisa ngebayangin gimana wajah dia ketika sakit. pasti gue bakal sedih banget.

dan gue gak sadar kalo kita makin deket, deket dan deket...
sampe suatu hari entah gimana caranya, kita saling jauh. bukan mau gue. tapi mau orang yang gak suka gue sama dia -__- hari itu juga gue mendadak benci ama DIA. tapi setelah itu, gue sama dia saling menghubungi lagi dan gue gak tau gimana caranya, gue mulai gak mau kehilangan dia. gue mulai gak mau dia jauh dari gue, apalagi dia sampe sama orang lain.

gue inget ketika gue ulang tahun, dia ngucapin lewat SMS jam 02.39 kalo gak salah, dan paginya dia kasih gue kado. kado yang masih gue simpen ampe sekarang. isinya mug dan warnanya PINK *ohmaygat* tapi gue suka mug itu, karena itu dia yang ngasih. dan malamnya dia bilang dia sayang sama gue :D sesuatu yang sangat gue tunggu. tapi sayangnya gue gak bisa langsung jawab :( tapi sejak itu entah kenapa gue merasa menjalani sebuah hubungan tanpa status dengan dia. gue sama dia sama2 sayang. tapi belum bisa bareng2.

tapi gue inget cara gue jadian sama dia. sore itu abis ketemu di mall, dia sama mantannya, dua temennya mau makan ke hokben dan gue sama temen gue baru kelar nonton mau nemenin temen gue beli lipgloss -__- dan malamnya, kita membicarakan sesuatu yang menurut gue sangat tolol, dan tiba2 gue sampai pada niat, gue mau nerima dia. gue sadar gue gak mau dia ama siapa pun kecuali ama gue. dan paginya, gue nelepon dia, bangunin dia yang bakal ngikutin try out :)
gue inget banget apa yang gue kasih waktu hari ke ketiga kita pacaran: cokelat + grafiti aneh + puisi tolol :D dan sapu tangan kesayangan gue yang warna biru itu :)
tapi besoknya :( enggak tau kenapa gue malah minta putus ama dia. gue inget cara dia marah. dia ninggalin gue gitu aja yang masih mau banyak ngomong ama dia. seandainya dia ngasih sedikit buat gue ngomong gue mau bilang "gue gak mau putus, maafin gue" dan walau sebenarnya setelah itu kita baik2 aja, gue tetep ngerasa gak enak gak bisa milikin dia. gue waswas karena setiap saat gue punya resiko kehilangan dia. ya walau minggu depannya kita balikan.

gue selalu inget suara dia di telepon. gue inget ketika gue kesel banget sama dia, gue rasanya pengen maki2 dia depan muka gue, dan akhirnya gue malah mewek tolol berdua sama dia -___-' dan saat itu juga, kesel gue ilang. gue terlalu sayang buat marahin dia. gue inget ketika gue ngambilin tempat minum dia yang warna ijo ketika dia lagi try out.
satu hal yang bikin gue geli, menjelang sebulan pacaran dia gak ada angin gak ada ujan nanyain agama gue :D itu sesuatu yang tolol menurut gue. karena dia baca di info facebook gue disitu tertulis islam protestan. gue inget omongan dia "gue gak mungkin ninggalin kamu sekarang karena alesan agama"

gue inget ketika jalan sama gue pertama kali dia pake t-shirt warna ungu, jins dan sepatu merah. gue inget jam tangannya. dia bilang jam tangannya sama kaya yang kakanya pake. gue inget rasanya gue panas banget pengen nampar dia waktu gue liat cincin dari mantannya masih dipake, dan beberapa jam sebelumnya gue nemuin folder penuh foto mantannya -__- rasanya gue pengek katain dia pake bahasa batak. gue inget di sana, kita abis beli buku fisika yang sebenernya gue jadiin alesan biar bisa jalan ama dia. hari itu hari pertama gue jalan ama dia :) gue bisa ngeliat dia ketawa, cemberut ngegemesin dan manyun bete ama tingkah gue. gue suka semuanya soal dia.

gue inget kebodohan dia yang bisa lupa nama anak kita berdua pas maen nikah2an :D
ketika gue kecelakaan -___- dia gak nunjukin perhatiannya sama sekali. padahal dari semua orang : ragil, arga, riri, ami, diana, dll yang pada nanyain gue, gue cuma pengen dia yang nanyain gue -__- tapi dia gak peduli.
gue inget suara dia yang nyebelin dan ngangenin itu, nelepon gue dan suaranya nangis. gue benci denger dia nangis. karena gue gak bisa ngelakuin apa2. gue benci itu. gue inget ketika dia marah dan ninggalin gue gitu aja di BJ. gue inget rasanya sakit diperlakukan kaya gitu sama orang yang kita sayang :(
gue inget sehari sebelum 3 bulanan gue nonton ama dia :) gue inget film yang kita tonton menculik miyabi dan gue ngerasa jadi orang yang bejat nonton film itu -__- orang tadinya mau ngajak nonton ironman. mana pake brantem dulu.
besoknya dia sakit -___- entah sakit karena syok nonton ama gue entah kenapa.

seminggu kemudian kita putus.
___________________________

Jumat, 19 November 2010

saat semua yang salah jadi benar, saat sama dia.

menurut gue, semua orang punya persepsi dan cara yang berbeda-beda buat ngejalanin ato ngadepin hubungan, cinta, perasaan mereka. jadi kayanya gak etis aja kalo misalnya ada orang yang ngomong "ih bego amat tuh orang masih cinta ama si A setelah dimaenin! harga diri, kali!" gak berhak banget. semua orang yang punya cara sendiri.

mungkin aja biar pun mereka disakitin mereka masih punya keberanian buat sayang sama yang nyakitin mereka. so what? mereka yang ngomong sembarangan karena gak pernah ngerasain aja gimana hanyut kalo udah terlanjur sayang sama orang.

seperti halnya gue...
sampe detik ini gue masih mau terus berhubungan dan berkomunikasi sama dia bukan karena gue gak bisa lupain dia. tapi karena gue sayang sama dia. tepatnya, gue berani sayang ama dia. padahal udah tau dia pernah bikin gue sakit hati dan besar kemungkinan akan sakit hati lagi, gue tetep bersedia menghubungi dan dihubungi dia. ya itu tadi, karena gue berani. kaya kata raditya dika, mencintai seseorang butuh keberanian. ya itu keberanian gue, tetap mencintai dia walau dia akan dan terus nyakitin gue. ngebiarin perasaan yang gue punya ngalir gitu aja entah mau ngebawa gue kemana. gue kurang peduli. buat saat ini. gue sayang banget ama dia. biarpun kadang kelakuan orang yang kita sayang bikin capek, ngeselin, bikin narik urat dan segala macem, kita cinta? why not?

seperti sekarang...
sejak sore gue nungguin SMS dari dia. dia bilang mau nemuin pacarnya. dan hingga gue posting blog ini, dia tidak juga ngehubungin gue -__- gue udah bisa tebak gimana alur setelah ini. dia SMS gue bisa aja minggu depan atau beso, lusa atau mungkin kapan2 kalo dia lagi mood. sakit gak sih? sakit lah. tapi yaudahlah, gue terbiasa banget sama kelakuan gue yang itu. pasti kalo dia baca posting blog ini dia bakal ngomong

"gue gak pernah jadiin lo pelampiasan. lo yang ngomong gitu. kalo lo ngerasa gitu yaudah. kalo lo gak mau yaudah. gue gak papa. gue gak maksa lo buat ada terus buat gue."

hey, lo gak apa-apa, gue yang kenapa-kenapa, coy! gue yang kesiksa setengah mati gak denger kabar lo. gue yang bisa semaleman gak tidur gara2 bingung mau SMS lo apa enggak. gue yang deg2an setengah mati takut lo putus ama pacar lo. gue takut, gue kuatir. lo gak ngerti. ya gak akan ngerti karena lo gak punya perasaan yang sama kaya gue. lo gak pernah cinta dan sayang banget sama orang sesayang gue sama lo. jadi mulut lo enteng aja gak mikirin gue. gak pernah kan lo bingung mau SMSan sama orang nyari obrolan biar gak basi? gue takut lo tiba2 bilang "lagi gak mood" ke gue.

dan buat saat ini, entah bagaimana, gue sangat mencintai dia. dia belum bales SMS gue. gue gak peduli dibilang gombal mulu kaya tukang obat sama anggi ngomong "gue cinta banget sama mantan gue" karena nyatanya omongan itu berasal dari dalam. gak peduli mantan gue tau dan ngerti apa engga, gue sayang banget ama dia. entah sekarang apa yang gue pikirin. mau ninggalin dia gue gak sanggup. diem gini aja berasa ditololin. ah... 

ketika kita begitu mencintai seseorang, percaya deh, hal yang tadinya gak mungkin buat kita lakuin bisa aja malah kita lakuin. mati2an dari dulu gue bilang gue gak mau deketin orang yang udah punya pacar. biarpun gue suka atau gimana, gue gak mau. nyatanya? mantan gue punya pacar, gue sayang dia. dan gue mau tetep deket sama dia.

begitulah,
kadang waktu kita sayang banget ama orang, semua menjadi kabur.
ya, perasaan kita sendiri yang mengaburkan yang mana yang salah yang mana yang bener. entah deket dengan pacar orang, entah sayang2an sama mantan pacar yang pacar orang tapi kita masih sayang banget.
itu dia, cintanya boleh buta, kitanya yang gak boleh buta. kita masih harus punya mata, setidaknya mampu meraba mana yang salah dan yang benar. tapi gue gak bisa lagi ngerasain.
gue buta, gue mati rasa. satu alesannya: gue cinta banget ama dia.

gue gak bilang deket ama orang yang punya pacar itu salah, apalagi bener. semuanya tergantung kita. tergantung keadaan kan? kadang ada orang yang kalo ditanya kenapa deket sama orang yang udah punya pacar dia malah jawab "abis, dianya juga deketin gue"
itu bukan alesan.
itu alesan bodoh.

gue gak ngerti mana salah mana bener. yang jelas, waktu gue sama DIA gue ngerasa semua yang gue lakuin bener. gak ada yang salah. itu egoisme cinta. 
saat semua yang salah jadi benar, saat sama dia.

Minggu, 07 November 2010

failed anniversary

tanggal 8 febuari adalah tanggal dimana gue dan dia jadian dulu... gue masih inget gimana bahagianya gue begitu gue sadar gue pacaran sama dia. gue sayang banget sama dia dan itu serius, meski dia gak seserius gue. meski ujungnya adalah kehancuran yang fatal banget menurut gue.

gue putus sama dia bulan mei. dan setiap tanggal 8 setiap bulannya, gue slalu ngucapin "HAPPY FAILED ANNIVERSARY" di status facebook, account twitter gue atau myspace gue. gue sayang dia. itu yang penting. bukannya gue caper.
yang pengen gue tunjukin ke dia, gue selalu ada dengan cinta yang sama di tempat yang sama. berapa kali harus gue tekankan kalo gue sayang sama dia dan dia gak peduli.

gue pun gak peduli. gak peduli apa dia mencintai gue apa tidak. yang paling penting, gue sayang dia dan gue pengen dia dapet yang terbaik, meski bukan sama gue. berapa kali pula gue harus tekankan kalo gue gak pernah memaksa dia mencintai gue atau kembali pada gue kalau dia tidak mau, karena gue tau dia bersama orang yang tepat sekarang. gue berharap siapa pun pacar dia sekarang, gue tau dia bahagia.
dan akan selalu bahagia.

dan buat sekarang ini, gue cuma sayang sama dia. apa pun yang terbaik buat dia. gue sayang dia. gue sayang dia. gue sayang dia. gue sayang dia. gue sayang dia. gue sayang dia. gue sayang dia. gue sayang dia. sayang banget. cinta banget. apa pun yang terbaik. 
happy failed anniversary :) we should have 9 months, but all was over and fail. I love you.

dear bebong...
bebong baca posting blog aku yang ini gak? kalo baca, like status aku yang failed anniversary. sebenernya aku mau kirimin kamu video movie maker lewat email, tapi kamu susah dihubungin :') 
aku takut kamu gak suka dihubungin ama aku...
bebonge,
seharusnya kita 9 bulan, padahal kita udah gagal di waktu 3 bulan. aku yang gagal. aku gagal jadi orang yang baik buat kamu. aku gagal. aku gak bisa bikin kamu sayang terus ama kamu. aku ngebosenin. itu sebabnya kamu ninggalin aku. maaf.
bebonge...
you still my 080210 :')